Thursday, August 4, 2016

Belajar Mencoba Menciptakan Kebahagiaan

INDOPOSITIVE.org  Kebahagian ternyata tidak jauh berbeda dengan kolesterol. Kolesterol adalah penyakit fisik yang dipengaruhi oleh genetic, diet dan olahraga. Begitupun dengan kebahagiaan, untuk menjadi bahagia, dipengaruhi dan tergantung pada diri setiap individu, karena semuanya berada dibawah kendali masing masing. Melalui buku yang berjudul, The Pursuit of Happiness yang ditulis oleh David G. Myers ada beberapa cara menciptakan kebahagiaan. Berikut beberapa hasil penelitian yang dapat menjadi referensi bagi anda untuk meningkatkan mood dan meningkatkan kepuasan hidup, sehingga menjadi individu bahagia bukanlah hal yang tidak mungkin. Anda harus tahu bahwa kesuksesan financial maupun kekayaan bukan menjadi jaminan kebahagian.



Kendalikan waktu Anda. Individu yang bahagia dapat mengontrol waktu dalam hidupnya. Untuk mencapai itu, anda diharuskan untuk mampu menguasai penggunaan waktu, menetapkan tujuan dan istirahat sebagai agenda yang dilakukan setiap hari. Menerapkan hal ini pada awalnya menyebabkan frustasi. Jangan meremehkan pencapaian sedikit yang didapatkan setiap hari. Pikirkan bahwa pencapaian sedikit itu jika dilakukan setiap hari dalam waktu setahun akan menjadi pencapaian yang besar. Seperti kata pepatah, sedikit demi sedikit lama lama menjadi bukit.


Bertindak bahagia. Penelitian mengungkapkan bahwa orang yang dimanipulasi dengan ekspresi tersenyum merasa hidupnya lebih baik. Jadi pasanglah wajah bahagia setiap detik. Rasakan positive self esteem, optimis, dan outgoing. Tanpa kita sadari, tindakan kecil tersebut akan menuntu kita memiliki pikiran yang bahagia.

Mencari pekerjaan yang sesuai dengan keterampilan. Orang yang bahagia berada di zona yang disebut flow. Mengerjakan tugas-tugas yang menantang tetapi jangan mengerjakan diluar kapasitas dan kemampuan yang dimiliki. Waktu luang adalah waktu yang paling mahal. Anda bisa memanfaatkan waktu luang untuk sekedar liburan, berkebun, bersosialisasi, atau membuat kerajinan.  Art Buchwald said, “The best things in life aren’t things.”

Melakukan olahraga. Latihan erobik dapat meredakan depresi ringan hingga kecemasan. Oleh karena itu, kegiatan ini dapat mempromosikan kesehatan dan energi.

Mengistirahtkan tubuh dan pikiran. Orang-orang bahagia menjalani hidup aktif, namun tidak lupa untuk mengistirahtkan tubuh mereka.

Memberikan prioritas membuat hubungan yang lebih dekat. Persahabatan salah satu hubungan yang  dapat membantu Anda menghadapi suasan yang sulit. Confiding (percaya pada orang lain) baik  bagi jiwa dan tubuh. Dibandingkan dengan orang yang tidak bahagia, orang-orang bahagia terlibat dalam pembicaraan kecil dan percakapan bermakna hal itu dibuktikan dari penelitian Mehl yang dipublikasikan tahun 2010. Jadi pilihlah orang orang yang anda percaya dalam hidup ini untuk dijadikan sebagai sahabat, berbagi kesulitan bersama dan berbagi kebahagiaan bersama pula.

Fokus di luar diri atau memerhatikan orang lain. Diluar sana banyak orang yang membutuhkan pertolongan, jika kita mampu dan sanggup cobalah untuk menjangkau mereka. Kebahagiaan dapat meningkat dengan cara menolong lain dan berbuat baik juga membuat orang merasa baik.

Menghitung berkah dan selalu bersyukur. Penelitian membuktikan bahwa hal tersebut dapat mempertinggi kesejahteraan, penelitian itu dilakukan oleh Robert Emmons. Coba luangkan waktu setiap hari untuk menikmati saat-saat yang baik dan mengingat kejadian atau peristiwa positif yang telah terjadi. Dan jangan lupa juga untuk Mengungkapkan rasa terima kasih Anda kepada orang lain.

Menjaga spiritual. Kebanyakan orang, spiritual menyediakan dukungan masyarakat, alasan untuk fokus di luar diri, memiliki tujuan dan harapan. Individu yang aktif dalam komunitas spiritual melaporkan kebahagiaan yang lebih besar dan mampu mengatasi waktu kritis dalam hidupnya.



No comments:

Post a Comment

Know us

Our Team

Contact us

Name

Email *

Message *