Miliki 5 Hal Ini untuk Dipercaya oleh Orang Lain

Miliki 5 Hal Ini untuk Dipercaya oleh Orang Lain


Bagaimana seseorang dapat dipercaya orang lain? Sekarang, sulit sekali untuk menaruh rasa percaya pada seseorang lantaran berbagai alasan, mulai dari kondisi dan keterbukaan. Namun, ada beberapa hal yang dapat kita miliki untuk menjadi orang yang dipercaya atau menumbuhkan kepercayaan pada orang lain. 

Kepercayaan (trust) sebagai kesediaan (willingness) individu untuk menggantungkan dirinya pada pihak lain yang terlibat dalam pertukaran karena individu mempunyai keyakinan (confidence) kepada pihak lain. Ketika satu pihak mempunyai keyakinan (confidence) bahwa pihak lain yang terlibat dalam pertukaran mempunyai reliabilitas dan integritas, maka dapat dikatakan ada trust. Kepercayaan (trust) adalah kepercayaan pihak tertentu terhadap yang lain dalam melakukan hubungan transaksi berdasarkan suatu keyakinan bahwa orang yang dipercayainya tersebut memiliki segala kewajibannya secara baik sesuai yang diharapkan.

Tschannen-Moran dan Hoy (1998) melalui teori kepercayaannya, hasil penelitiannya kemudian membagi lima karakteristik yang merupakan komponen utama yang digunakan untuk menilai dan mengukur trust yaitu:

1. Niat Baik (Benevolence) 

Bagian ini mungkin sulit untuk dijelaskan. Namun, niat baik dalam hal ini merupakan kepercayaan akan kesejahteraan atau kepemilikan seseorang terhadap perlindungan dan perhatian orang lain atau kelompok yang dipercayainya. Sikap dan keinginan yang baik akan menumbuhkan hubungan kepercayaan ini. Penjelasan atas rencana atau beberapa hal yang ingin dilakukan kerap dapat memberikan efek ini pada orang-orang yang akan percaya. 

2. Keandalan (Reliability) 

Pada titik ini, orang akan percaya bila terdapat ketergantungan. Yaitu seseorang bergantung kepada pihak lain untuk mendapatkan keamanan dan kenyamanan. Membangun kondisi ini akan membuat orang merasa percaya kepada kita. 

3. Kompetensi (Competence) 

Anda akan percaya seorang dokter untuk berbicara tentang kesehatan dibanding seorang hakim. Meskipun tetap saja ada kemungkinan yang berbeda. Namun kompetensi yang dimiliki seorang dokter, mempunyai kekuatan untuk dipercaya oleh orang banyak. Tidak semua hal yang kita bicarakan memiliki bukti kompetensi sehingga sulit untuk membicarakan hal di luar kemampuan kita. 

4. Jujur (Honesty) 

Setiap orang kerap berusaha untuk jujur, namun sulit terwujud. Jujur dianggap berkaitan dengan perwatakan, integritas dan ketulenan tingkah laku seseorang yang menjadi dasar dari kepercayaan. 

5. Keterbukaan (Openness) 

Masyarakat cenderung percaya pada pemerintah yang membiarkan rapatnya disiarkan melalui youtube dan melaporkan penggunaan anggaran dengan rapi dan jelas, dibanding pemerintah yang hanya berdalih tanpa ada keterbukaan. Membangun keterbukaan menjadi salah satu faktor untuk membuat kita dapat dipercaya.

Demikianlah 5 hal yang dapat membuar orang-orang percaya dengan diri kita. Mungkin saja ini tak terlihat mudah, namun selama kita menjalani proses untuk berbenah, bukan tidak mungkin hal tersebut dapat terwujud dengan mudah.  



Reference:

Tschannen-Moran, M., & Hoy, W. (1998). Trust in schools: A conceptual and empirical analysis. Journal of Educational Administration, 36(4), 334-352.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel