Cek Karakteristik Konsep Dirimu: Negatif atau Positif?

konsep diri


Pernahkah teman-teman mencoba memikirkan konsep diri yang anda miliki? Tentu saja, setiap orang memiliki konsep diri masing-masing. Namun beberapa orang memiliki konsep diri negatif dan ada juga yang konsep diri positif. Namun sebelum mengetahui konsep diri negatif dan positif, ada baiknya kita mengetahui defenisi atau pengertian dari konsep diri itu sendiri. 

Pengertian Konsep Diri


Ada beragam pengertian yang diberikan oleh para ahli mengenai konsep diri. William D. Brooks menjelaskan konsep diri sebagai “those physical, social, and psychological perceptions of ourselves that we have derived from experiences and our interaction with others” Konsep diri adalah pandangan dan perasaan kita tentang diri kita sendiri. Persepsi ini bisa bersifat psikologi, sosial, dan fisik. Persepsi yang bersifat psikologi misalnya pandangan mengenai watak sendiri. Persepsi yang bersifat sosial misalnya pandangannya tentang bagaimana orang lain menilai dirinya. Persepsi yang bersifat fisik misalnya pandangan tentang penampilannya sendiri.

Hurlock menyatakan bahwa konsep diri merupakan gambaran seseorang mengenai dirinya sendiri yang merupakan gabungan dari keyakinan fisik, psikologis, sosial, emosional aspiratif, dan prestasi yang mereka capai. Burn mendefinisikan konsep diri sebagai kesan terhadap diri sendiri secara keseluruhan yang mencakup pendapatnya terhadap diri sendiri, pendapat tentang gambaran diri di mata orang lain, dan pendapatnya tentang hal-hal yang dicapai.

Hurlock menambahkan bahwa  bahwa konsep diri bersifat hierarki. Konsep diri primer merupakan yang pertama terbentuk atas dasar pengalaman anak di rumah. Konsep diri ini dibentuk dari berbagai konsep terpisah, yang masing-masing merupakan hasil dari pengalaman dengan anggota keluarga. Konsep diri primer mencakup gambaran diri (self image), baik itu fisik maupun psikologis. Dengan meningkatnya pergaulan dengan orang di luar rumah, anak memperoleh konsep lain tentang diri mereka. Ini membentuk konsep diri sekunder.  

Konsep diri ini berhubungan dengan bagaimana anak melihat dirinya melalui mata orang lain. Konsep diri ini juga akan membentuk gambaran diri (self image). Gambaran diri (self image) merupakan cara seseorang melihat dirinya dan berpikir mengenai dirinya. Hal ini akan berpengaruh terhadap bagaimana seseorang berpikir, merasakan, dan berperilaku. Gambaran diri mulai muncul pada masa balita, dimana anak-anak mulai mengembangkan kesadaran diri. 

Konsep diri tidak berkembang dengan sendirinya, tetapi berkembang dengan adanya interaksi dengan orang yang lain, khususnya dengan lingkungan sosial.

Karakteristik Konsep Diri Positif dan Negatif


Konsep diri tidak berkembang dengan sendirinya, tetapi berkembang dengan adanya interaksi dengan orang yang lain, khususnya dengan lingkungan sosial. 

1. Orang dengan konsep diri positif, memiliki karakter sebagai berikut:

a) Yakin akan kemampuan dalam mengatasi masalah
b) Merasa setara atau sederajat dengan orang lain
c) Menerima pujian tanpa rasa malu
d) Sadar bila tiap orang memiliki berbagai perasaan dan perilaku yang tak seluruhnya diterima  masyarakat. 
e) Memiliki kemampuan untuk memperbaiki diri sendiri
f) Sanggup untuk mengungkapkan aspek yang tidak disenangi dan berusaha mengubahnya. 

2. Orang dengan konsep diri negatif, memiliki karakter sebagai berikut:

a) Cenderung melihat kritik sebagai upaya orang lain untuk menjatuhkannya dirinya
b) Cenderung menghindari dialog terbuka
c) Selalu mempertahankan pendapat meskipun dengan logika yang keliru
d) Sangat menyukai pujian yang membuatnya merasa lebih tinggi dan jadi pusat perhatian
e) Cenderung hiperkritis terhadap orang lain
f) Jarang atau bahkan tidak pernah memberi apresiasi pada orang lain
g) Memiliki perasaan mudah marah, tersinggung, mengeluh dan meremehkan orang lain
h) Cenderung bereaksi untuk menciptakan permusuhan

Konsep diri berkembang dalam dua tahap: pertama, melalui internalisasi sikap orang lain terhadap kita; kedua melalui internalisasi norma masyarakat. Dengan kata lain, konsep diri merupakan hasil belajar melalui hubungan individu dengan orang lain. Hal ini sejalan dengan istilah "looking glass self" yaitu ketika seseorang memandang dirinya berdasarkan interpretasi atau pandangan orang lain terhadap dirinya. Perkembangan konsep diri merupakan suatu proses yang terus berlanjut di sepanjang kehidupan manusia.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel