10 Variabel Psikologi Positif dari Barbara Fredrickson – Menarik untuk Diteliti - IndoPositive
Latest Update

Monday, March 4, 2019

10 Variabel Psikologi Positif dari Barbara Fredrickson – Menarik untuk Diteliti



INDOPOSITIVE.orgSemakin banyak penelitian yang menunjukkan bahwa emosi positif mungkin menjadi faktor pendorong dalam keberhasilan orang-orang yang dipenuhi rasa bahagia. Penelitian teoretis menggambarkan manfaat dari emosi positif mampu untuk meningkatkan sumber daya psikologis, fisik, dan sosial. Teori yang meluas dan berkembang menjelaskan bahwa emosi positif,  walaupun berbeda satu sama lain secara eksperimental, tetap memiliki fungsi evolusi yang sama — yaitu, untuk memperluas ruang lingkup kognitif individu untuk mengolah sumber daya pribadi yang dimiliki.

Dari Fredrickson's Positive Emotions and Psychophysiology Laboratory (PEP Lab), kita dapat melihat sepuluh emosi positif yang ditawarkan dan hendak dikaji dengan serius. Sekiranya, sepuluh variabel ini mungkin dapat menjadi bahan untuk kita dalam memilih dan mulai meneliti:

Joy
Kegembiraan muncul saat situasi baik yang tak terduga datang menghampiri. Kejuatan yang terjadi akan memberikan joy pada diri seseorang. Dengan emosi ini pula, hubungan dapat menjadi lebih baik dengan sesama.

Gratitude
Dengan ini kita bisa memperlihatkan hubungan untuk memberikan apresiasi pada seseorang yang turut membantu kita. Meskipun selama ini, di Indonesia, Gratitude dimaknai sebagai syukur, namun konsep budaya menjadi hal penting dalam melihat bagaimana proses ini berlangsung dalam diri kita. Pertolongan atau pemberian orang lain yang tak terduga, dapat menjadi sumber lahirnya rasa syukur atau terima kasih pada sesama. Dengan pengalaman itu, kita cenderung digerakkan untuk membalas.

Serenity
Ini juga disebut sebagai kepuasan, serenity muncul ketika orang-orang merasa dihargai, diterima dan merasa puas dengan yang terjadi. Perasaan ini membuat seseorang mampu merasakan dan menghayati kondisi yang terjadi pada masa sekarang. Emosi ini mungkin akan sangat berkaitan dengan mindfulness.  


Interest
Minat atau rasa ketertarikan menjadi emosi penting dalam menggerakkan seseorang. Dengan ini, seseorang dapat belajar dan bergerak dengan sendirinya. Cara ini juga membuat orang-orang mampu menyimpan dan menjaga pengetahuan yang mereka dapatkan. Salah satu pertanyaan yang dapat dikembangkan, misalnya: Mengapa orang-orang mudah kehilangan minat atau sulit menemukannya?

Hope
Harapan menjadi hal menarik untuk dipelajari. Beberapa orang memilih untuk menyimpan harapan pada beberapa situasi tertentu. Dan dengan cara itu, mereka berhasil melalui atau mendapatkan hal yang diinginkan. Tapi beberapa orang lainnya, bahkan harus kalah dan merasa kecewa terhadap harapan yang tak tercapai. Pada kondisi ini, harapan menyimpan ruang besar untuk didalami serta dilihat sebagai emosi positif yang berbeda dengan emosi lainnya, di mana harapan dapat menjadi bumerang bagi mereka yang tak siap menerima gagalnya harapan tercapai.


Pride
Rasa bangga, kerap muncul setelah seseorang berhasil mencapai tujuan tertentu atau prestasi. Keinginan untuk memiliki pride juga mendorong seseorang untuk bergerak dan berjuang lebih keras. Namun di sisi lain, pride bisa berbahaya jika tak dimaknai dan dipahami dengan cara yang semestinya.

Amusement
Keriangan muncul bila seseorang mampu mengubah situasi untuk berbagi tawa dengan cara yang kreatif. Pada bagian ini, manusia cenderung memiliki kemampuan seperti itu, hanya saja tidak dikembangkan dan dipelajari lebih baik. Penelitian pada bidang ini, dapat menjadi bahan belajar bagi siapa saja. Setidaknya belajar untuk menertawakan diri sendiri dan membuat situasi lebih nyaman.  

Inspiration
Inspirasi muncul ketika seseorang melihat sesuatu yang berbeda dan menggerakkan dirinya untuk melakukan hal yang senada. Misal melihat kebaikan atau karya yang luar biasa, semua itu dapat dikaji dengan lebih dalam lagi.

Awe
Rasa kagum atau terpesona dapat muncul ketika kita melihat atau mengalami sesuatu yang lebih besar dari yang kita duga. Masih banyak hal menarik dari munculnya emosi ini dalam diri seseorang. Michelle N. Shiota and Dacher Keltner dari Universitas California, menjadi peneliti yang juga membahas variabel ini dan dapat dijadikan rujukan awal untuk memahami variabel ini.

Love
Tentu saja, meneliti tentang cinta akan menjadi sesuatu yang menarik. Betapa sering kita mendengar kata ini, namun belum dikaji secara mendalam di bidang psikologi. Beberapa peneliti pernah melakukan penelitian tentang ini, hanya saja masih ada beragam pertanyaan yang dapat kita kaji dan temukan dalam wilayah ini.  

Selamat meneliti!

1 Comments

Sangat inspitatif. Masukan yg berharga banget buat penelitian saya. Trimakasih


EmoticonEmoticon