Saat Mood Bermasalah, 3 Hal Sederhana Ini dapat Membantu - IndoPositive

Breaking

Friday, November 23, 2018

Saat Mood Bermasalah, 3 Hal Sederhana Ini dapat Membantu


INDOPOSITIVE.org Tubuh dan pikiran adalah satu kesatuan yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi, setiap pikiran dan emosi yang kita rasakan akan mempengaruhi tubuh. Ketika kita sedang sedih dan bermuram durja tubuh akan ikut merasa lemah, malas, wajah pun akan ikut mengerut, gerakan pun cenderung melambat, dan secara postur, tubuh akan menunduk lemas. Namun bila kita sedang bahagia, tubuh akan merasa penuh energi, wajah tersenyum  dan gerakan pun lebih bersemangat. 

Namun ternyata hal sebaliknya pun akan terjadi, bukan hanya perasaan yang mampu mempengaruhi tubuh kita, setiap gerakan pun mampu mempengaruhi perasaan kita. Sejumlah penelitian ekperimen telah membuktikan bahwa hubungan antara tubuh dan pikiran telah menjadi hubungan dua arah, yang mana hubungan keduanya bisa saling mempengaruhi. Tidak hanya pikiran dan perasaan yang mampu mempengaruhi mekanisme tubuh, tetapi juga setiap gerakan tubuh atau fisiologi juga dapat mempengaruhi pikiran dan perasaan kita.  

Jadi bila Anda  sedang bad mood cobalah merubah mood anda dengan beberapa gerakan ini:

Tersenyum.
Tersenyum akan membuat kelenjar pineal dalam otak mengeluarkan hormone endofrin, yaitu zat sejenis morfin alami yang kekuatannya 200 kali dari morfin buatan. Endofrin ini membuat perasaan menjadi senang dan bahagia.  

Selain itu tahukah Anda bahwa senyum itu menular?  ketika anda tersenyum, anda akan menyebarkan manfaat kepada orang orang disekitar anda. Tersenyum juga dapat mempengaruhi kesehatan Anda karena senyum akan meredakan kadar hormon stress . Jadi, ketika anda merasa stress cobalah tarik nafas dalam-dalam dan cobalah tersenyum,  karena tersenyum akan menghilangkan kecemasan anda dan perasaan pun perlahan membaik.

Hasil survei tentang senyuman mengungkapkan bahwa anak-anak tersenyum dan tertawa rata-rata sebanyak 300 kali dalam sehari. Sementara rata-rata  orang dewasa tersenyum dan tertawa hanya 15 kali dalam sehari. Karena itu anak-anak terlihat lebih bahagia. Jadi tak ada salahnya bila kita mencoba meniru kebiasaan baik anak-anak dalam tersenyum. Bagaimana?

Bersujud.
Gerakan bersujud adalah gerakan yang dilakukan oleh hampir semua umat beragama. Gerakan bersujud diteliti mampu membawa seseorang dalam gerakan relaks. Posisi bersujud membuat darah mengalir ke beberapa bagian dalam otak yang tidak dapat dijangkau dalam posisi gerakan lainnya. Saat mengalami kondisi yang kurang menyenangkan, sujud bisa menjadi pilihan untuk dicoba. 

Olahraga
Yang terakir adalah, cobalah berolahraga .Saat ini laju kehidupan bergerak lebih cepat, tetapi kita semakin jarang bergerak dan berolahraga, sementara kalori yang kita lahap jauh dari yang kita butuhkan. Tumpukan energi dari makanan yang kita konsumsi yang tak tersalurkan ini menjadi sumabatan dalam keseimbangan tubuh yang memungkinkan terjadinya gangguan fisik dan ketegangan batin. Kerena itu coba lah bergerak dan berolahraga. 

Misalnya berjalan kaki selama 30 menit karena selain menyehatkan juga akan membuat perasaan galau menjadi hilang. Untuk mengusir kecemasan atau kerisauan , maka cobalah untuk banyak berolahraga. 

Post a Comment
loading...