Mengapa Sebaiknya Kita Bangun Pagi?

INDOPOSITIVE.org — Bagi kebanyakan orang, bangun pagi adalah salah satu hal tersulit yang harus dilakukan. Hal ini telah menjadi salah satu perubahan gaya hidup holistic masyarakat. Mengingat petuah pribumi yang sering mengatakan “Jangan malas bangun pagi, nanti rejekimu dipatok ayam”, kalimat tersebut seringkali dianggap hanya sekedar  “taktik”  orang tua kita agar kita dapat membantunya mengerjakan pekerjaan rumah tangga di pagi hari, tapi ternyata kalimat tersebut benar adanya dan telah banyak penelitian yang membuktikannya bahwa ada banyak dampak positif yang diberikan kepada tubuh saat kita bangun lebih awal di pagi hari.

We are different people at different hours of the day, but an early bird is not superior to a night owl.” Benjamin Franklin juga pernah membahas hal demikian bahwa tidur cepat dan bangun cepat membuat orang sehat, kaya dan lebih bijaksana. Ada beberapa alasan mengapa kita harus bangun pagi:



Berpikir Lebih Matang
Ketika kita bangun pada waktu antara pukul 4 – pukul 5 pagi, kita memulai hari lebih awal sehingga kita dapat memberikan seluruh “kepala” untuk hari kita kedepannya. Pada waktu subuh, udara jauh lebih sejuk dan bersih sehingga menyediakan oksigen yang dapat memberikan kesegaran pada kepala dan tubuh kita. Hal ini menciptakan pemikiran yang jauh lebih baik dan sejumlah efek positif pada psikologis kita. Dengan bangun pagi, kita membiarkan kepala kita bebas untuk bekerja lebih awal tanpa harus dipaksakan.

Sebagi perbandingan, saat bangun kesiangan, kebanyakan orang akan tergesa-gesa sebab ada banyak hal yang mereka lewatkan. Maka mereka tidak memberi kesempatan kepalanya untuk berpikir dan dengan begitu saja mengerjakan hal mendesak namun tidak terlalu penting. Hal ini berdampak pada pengabaian pekerjaan yang sebenarnya jauh lebih penting. Dengan begitu, orang-orang akan menyita waktu tidurnya dimalam hari untuk mengerjakan pekerjaan yang belum terselesaikan. Hal inilah yang menyebabkan mengapa banyak orang yang sering mengalami sakit kepala hingga stress.

Meningkatkan Produktifitas
Dengan bangun pagi, maka akan lebih banyak pekerjaan yang terselesaikan dan jauh lebih cepat. Bangun pagi dapat membangkitkan motivasi kita untuk melakukan hal lebih. Inovasi-inovasi cemerlang juga sering muncul di pagi hari sehingga dapat meningkatkan kualitas pekerjaan.

Timeliness
Indonesia sering dijuluki produser sekaligus konsumen “jam karet”. Kedisiplinan waktu menjadi masalah besar saat ini. Dengan bangun pagi, kita memiliki banyak waktu untuk bisa mempersiapkan hal-hal yang diperlukan untuk hari kita kedepannya dan akan lebih tepat waktu. Saat membuat janji dengan orang misalnya, kita akan menepatinya sesuai waktu yang telah menjadi kesepakatan. Bangun pagi membantu kita dalam hal kedisiplinan dan ketepatan waktu.


Self-Mastery
Dengan bangun pagi, kita lebih banyak memiliki waktu untuk menyiapkan hal-hal yang diperlukan dalam menjalani hari kita kedepannya. Tidak perlu tergesa-gesa sehingga tidak akan ada yang terlewatkan. Diri kita akan jauh lebih terurus-terorganisir- dengan baik


Menanggalkan Emosi Negatif
Dengan bangun pagi, pikiran akan jauh lebih segar. Bangun pagi dan tidur lebih awal berdampak pada psikologis utamanya emosi. Emosi akan jauh lebih terkontrol dengan pola tidur yang sesuai. Kita juga akan jauh lebih merasa tenang. Hal ini berdampak pada komunikasi kita dengan orang lain.

Sarapan
Banyak orang yang meninggalkan sarapannya dengan alasan “sudah terlambat”. Dengan bangun pagi kita memiliki waktu untuk sarapan. Sarapan sangat berguna untuk kesehatan fisik maupun psikologis kita. Otak dan fisik membutuhkan asupan energy pada pagi hari untuk bisa bekerja maksimal.

Melihat Dunia
Dengan bangun lebih awal, kita bisa memperhatikan bagaimana dunia beranjak dari malam ke pagi. Sungguh adalah pemandangan yang indah melihat pergerakan itu. Mendengar kicauan burung, merasakan kesejukan udara di pagi hari, embun yang masih melengket di antara dedauan. Hal-hal seperti ini juga dapat menjadi terapi psikologis. 


Senang bermain dengan anak-anak, membaca, serta mengenang.

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments :

Post a Comment