Rahasia Kebahagiaan dalam "The Happiness Project" - IndoPositive

Breaking

Monday, August 15, 2016

Rahasia Kebahagiaan dalam "The Happiness Project"

INDOPOSITIVE.org — Apakah di kepala anda pernah terbesit untuk melakukan sesuatu yang berbeda untuk mencari kebahagiaan? Lalu, anda mulai memutuskan untuk tidak melakukan rutinitas dan kemudian hanya fokus pada urusan mencari kebahagiaan itu saja. Ternyata, jauh sebelum anda merencanakan atau menemukan pertanyaan ini, seorang perempuan bernama Gretchen Rubin telah menjawab pertanyaan itu.



Gretchen Rubin memutuskan untuk mencari kebahagiaan. Sebelum memulai apa yang ia sebut sebagai “The Project Happiness” sejumlah buku ia baca dan pelajari. Ia mengkaji pemikiran Plato, Boethius, Montaigne, Bertard Russell, Thoreau, danSchopenhauer.Selain itu ia juga membaca sejumlah pandangan agama yang pada hakikatnya mengajarkan tentang kebahagiaan. Dan juga  penelitian psikologi positif yang terus berkembang menjadi bacaannya untuk merancang apa yang ingin ia lakukan. Mulai dari Martin Seligman, Daniel Kahneman, Daniel Gilbert, Barry Schwartz, Ed Diener, Mihaly Csikszentmihalyi, dan Sonja Lyubomirsky. Ada juga beberapa novel favoritnya yang mengajarinya tentang kebahagian, karya-karya seperti Leo Tolstoy, Virginia Woolf, dan Marilynne Robinson, dan juga novel yang berjudul A Landing on the Sun karya Michael Frayn, Bel Canto karya Ann Patchett, dan Saturday karya Ian McEwan,  semua itu menjadi bahan untuk memulai pencariannya.

Selama setahun ia memulai hal-hal yang mendukung pencarian kebahagiaannya. Tak seperti Elizabeth Gilbert yang mengunjungi beberapa tempat, Gretchen Rubin tak ingin melakukan hal yang serupa. Gretchen punya sejumlah tanggung jawab sehingga ia merasa cukup berada di rumah saja dan tidak melakukan perjalanan jauh seperti penulis buku “Eat, Pray Love” itu.

Pada akhirnya Gretchen pun menyimpulkan empat rumusan kebahagiaan yang ia namakan ‘Empat Kebenaran Indah’. Dalam Kebenaran Indah Pertama, secara praktis Gretchen mendefinisikan kebahagiaan sebagai mengalami sesering mungkin perasaan senang dan benar, mengurangi seminimal mungkin perasaan buruk, dan terus memacu diri untuk mempelajari hal-hal baru yang bisa meningkatkan kebahagiaan. Kebenaran Indah Kedua yang disimpulkan Gretchen: Salah satu cara terbaik membuat diri bahagia adalah dengan membuat orang lain bahagia. Kebenaran Indah Ketiga: Hari demi hari bisa terasa sangat panjang, tetapi tahun bisa terasa teramat singkat.  Kebenaran Indah Keempat: Engkau bahagia jika menurutmu engkau bahagia.

Sejumlah pengalaman itu kemudian dituliskan dalam buku yang berjudul “The Happiness Project.” Salah satu kelebihan dari buku itu adalah sejumlah penelitian terbaru diselipkan dalam setiap cerita dan usaha yang Gretchen lakukan. Bagaimana pun pengalaman yang dilalui Gretchen Rubin adalah proyek kebahagian pribadi yang tentu saja berbeda dengan setiap orang. Namun, buku itu dapat menjadi bahan untuk merancang proyek kebahagiaan anda sendiri. Gretchen bahkan membantu atau memberikan gambaran jika anda ingin mencoba melakukan proyek kebahagiaan sendiri melalui beberapa website yang dikelolanya seperti di www.happiness-project.com dan di www.happinessprojecttoolbox.com. Semoga proyek kebahagiaan anda dapat segera berjalan dan membuat anda menjadi lebih bahagia!