Melanjutkan Harapan Menjadi Kenyataan - IndoPositive

Breaking

BANNER 728X90

Friday, May 6, 2016

Melanjutkan Harapan Menjadi Kenyataan

INDOPOSITIVE.org  Pagi ini saya berada di kampung halaman, Jeneponto. Lebih tepatnya di Kec. Batang, Kel. Togo-togo. Sebelum saya menuliskan surat ini untuk adik-adik, saya sudah melihat surat dari teman-teman panitia untuk adik-adik, mereka menuliskan surat dengan cara mereka sendiri begitupun dengan saya, saya akan menuliskan surat ini dengan caraku sendiri.

Suasana saat berbagi ilmu bersama Kak Aslan.


Membincang soal Positive Youth Project, saya sangat senang sekali. Mengingat tiga hari yang lalu bersama kalian merupakan sebuah kenangan yang tak akan pernah kulupakan, bertemu dengan orang-orang yang memiliki kepekaan terhadap lingkungannya serta kreatif dalam memberikan solusi. Seperti pesan kak Ash dua hari yang lalu bahwa “saya ingin mengakui bahwa saya bangga sekaligus iri pada kalian” saya juga mengatakan hal yang sama bahwa saya juga iri pada kalian, kalian mampu menganalisa kasus dan mampu kalian berikan solusi sendiri bahkan menjalankan sendiri dengan usia yang masih muda.

Kalian memang luar biasa, bukan cuma masalah dan solusi yang kalian tawarkan tetapi juga semangat yang luar biasa yang kalian perlihatkan ke kami. Kita harus akui itu dengan melihat usaha kalian untuk datang ke lokasi Positive Youth Project. Harapan kami dari panitia, semangat yang kalian bawa ke lokasi itu masih terjaga seterusnya, karena dalam menjalankan sebuah project butuh sedikit dorongan semangat dan kesabaran.

Ohh iya !!!! Saya hendak menceritakan sedikit tentang seseorang, yang mungkin kalian tidak kenal. Dia adalah sosok yang kuanggap sebagai orang yang juga menjalankan project sama seperti kita. Dia sudah kuanggap orang tua, kakak, bahkan kadang-kadang dia menjadi teman sebayaku. Namanya Kusuma Jaya Bulu, dia adalah Pembina saya di sanggar seni Sikatutui SMAN 1 BATANG. Daeng Bulu sudah mendirikan banyak Lembaga Kesenian di Jeneponto dan Makassar. Daeng Bulu percaya bahwa dengan mendirikan lembaga kesenian yang mengajarkan budaya daerah mampu mengurangi sedikit kenakalan remaja dan mengurangi korupsi. GEMA MANDIRI adalah lembaga yang satu bulan lalu resmi didirikan, merupakan wadah untuk teman-teman yang ingin lanjut kuliah namun tak sanggup dari segi ekonomi, lembaga ini dikemas dalam bentuk badan usaha seperti sablon baju, print, design grafis dll. Hasil dari usaha akan di kelola untuk teman-teman yang ingin kuliah.

Belajar bersama di tempat Daeng Bulu


Saya beruntung bisa bertemu dengan Daeng Bulu. Ada banyak hal yang Daeng Bulu ajarkan. Daeng Bulu selalu berpesan bahwa “Punna erokko ammajiki mae ri taua tea mako pikkiri kalennu, pikkirikki tau maraaenga, punna kalennu karaeng ngataalah ampikkipiri” artinya “Jika kau menebarkan kebaikan tidak usah memikirkan dirimu, pikirkan orang lain, kalau dirimu biarlah tuhan pikirkan. Dia juga selalu memberikan pilihan ‘Hidup tanpa tujuan atau mati dengan tujuan’.”

Adik-adik…. kuharap tidak melupakan project yang pernah kita bincangkan bersama. Harapan kami minggu lalu bukan perpisahan terakhir, tetapi awal perkenalan kita untuk mensukseskan Project tersebut.

"Setiap perpisahan seharusnya tak memisahkan kita, tetapi mempertemukan kita kembali melalui kenangan-kenangan yang mengikat kita dalam semua pertemuan-pertemuan yang menyatukan jiwa kita."  AHYAR ANWAR

Positive Youth Project? HERO ! HERO ! HERO!


*Bambang Pratama J, salah seorang tim volunteer Positive Youth Project 2016

No comments:

Post a Comment