Berbahagia Dengan Ilusi Positif

INDOPOSITIVE.org - Memiliki hidup yang bahagia merupakan impian semua orang sehingga selama dua dekade terakhir para peneliti fokus melakukan riset yang bertujuan untuk meningkatkan kebahagiaan. Taylor dan Brown pada tahun 1998 mengembangkan penelitian yang berkaitan dengan ilusi positif. Pada penelitian tersebut Taylor dan Brown menjelaskan bahwa ilusi positif dapat dikatakan sebagai salah satu intervensi untuk membuat individu bahagia dan berpengaruh terhadap pencapaian well being. Ellen langer menegaskan bahwa individu yang memiliki ilusi positif akan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi situasi melalui imaginary (membayangkan). Dalam hal ini ilusi positif timbul dengan cara membayangkan situasi atau kondisi positif yang kita inginkan dan mengabaikan hal-hal lain yang dapat menganggu.  

Mari belajar berbahagia via kayrdental.co.uk

Matling dan Stang juga menjelaskan bahwa ilusi positif mampu mempengaruhi penilaian individu terhadap kemampuannya sendiri, individu yang memiliki ilusi positif tentang dirinya sendiri akan lebih percaya diri dan optimis. Dalam penelitiannya Taylor dan Brown pada tahun 1988 menjelaskan bahwa ilusi positif dapat berpengaruh pada kesehatan mental, karena ilusi positif dapat mempengaruhi timbulnya rasa optimis dan meningkatnya motivasi sehingga mampu membuat individu lebih efektif dalam menjalani aktifitas. Ilusi positif juga mampu membantu individu dalam mencegah terjadinya stress yang mengancam kehidupan individu dari hari ke hari.

Dalam hubungan romantis ilusi positif dapat membantu dalam menciptakan hubungan yang lebih baik karena salah satu cara untuk memahami percintaan adalah dengan menyadari bahwa Cinta di bangun sebagian berdasarkan khayalan dan  Ilusi positif. Bahkan, ilusi semacam ini tampak membantu dalam menciptakan hubungan yang lebih baik. 

Penulis: Mimi Nur Ilmi
Editor: Wawan Kurniawan

Ruang belajar Psikologi Positif

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments :

Post a Comment