3 Prinsip Zen untuk Hidup Sehat dan Bahagia - IndoPositive

Breaking

Sunday, September 13, 2015

3 Prinsip Zen untuk Hidup Sehat dan Bahagia

Ilustrasi                            

INDOPOSITIVE.org - Hidup hanya sekali dan sangat singkat, nikmatilah. Jangan biarkan tekanan hidup mengambil kebahagiaan Anda. Pelajari dan praktikkan tiga prinsip Zen ini untuk hidup yang lebih bermakna dan bebas stres. Zen adalah gaya hidup simpel yang mengutamakan keharmonisan antara tubuh dengan pikiran.


1. Mushin
Mushin secara sederhana berarti pikiran kita bebas dari pengaruh emosi atau penghakiman. Terdengar klasik, mungkin. Tapi cobalah praktikkan sungguh-sungguh. Berapa kali kita bersikap curiga pada orang, ide, atau tantangan baru?
Dia cuma seorang tetangga atau rekan kerja baru. Kebetulan, pada pertemuan pertama, kita tak suka caranya berkenalan atau caranya berpakaian, segera Anda memutuskan untuk tidak terlalu akrab dengannya. Atau ada berita buruk, lalu pikiran Anda langsung bekerja untuk mencari siapa yang patut disalahkan.
Mekanisme pertahanan dasar manusia memang demikian. Penemuan dalam bidang syaraf menyebutkan, bahwa jika kita tidak yakin apakah suatu akibat ditimbulkan oleh kejadian sebelumnya maka itu adalah bahaya.
Langsung menyimpulkan tanpa penelitian yang mendalam kerap merusak hubungan kita dengan orang-orang sekitar, membuat kita tidak bahagia. Mushin mengajar kita untuk tidak reaktif, berpikiran terbuka dan tidak membiarkan emosi memengaruhi pikiran. Lain kali kita menghadapi masalah atau situasi baru, kita dapat menghadapinya dengan pikiran yang lebih jernih dan objektif.


2. Zanshin
Zanshin artinya sadar terhadap diri dan lingkungan dan fokus pada saat ini, tidak membiarkan pikiran meliar menyesali masa lalu atau khawatir pada yang belum terjadi. Memberi perhatian pada apa yang kita kerjakan sekarang dapat meningkatkan produktivitas sekaligus menimbulkan rasa bahagia.
Hargai setiap proses yang terjadi dan hal-hal kecil dalam hidup. Itu akan membuat kita lebih mudah bersyukur dan menerima diri sendiri apa adanya. Plus dapat membantu mengurangi stres ketika apa yang kita harapkan tidak tercapai.
Contoh praktik Zanshin yang sangat sederhana; ketika mencuci piring, rasakan air yang mengalir di tangan, harumnya sabun, jari-jemari yang bergerak yang menghasilkan piring dan gelas yang bersih. Betapa beruntungnya kita masih bisa menikmati manfaat air, sabun dan bisa menggerakkan anggota tubuh.


3. Satori
Satori adalah keadaan alami pikiran manusia yang 100 persen selaras dengan gerak tubuh. Mencapai kondisi satori memang agak sulit di tengah segala macam kesibukan dan dunia yang bergerak sangat dinamis. Salah satu cara terbaik untuk mencoba untuk kembali ke keadaan alami ini adalah melalui meditasi.
Meditasi telah terbukti mengurangi stres dan kecemasan sambil meningkatkan kemampuan untuk berkonsentrasi. Bermeditasi bahkan dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh kita!
Duduklah yang nyaman dalam keheningan, dengan punggung tegak namun rileks bersandar atau didukung bantal, tutup mata dan bernapas dalam-dalam melalui hidung. Lakukan selama lima menit dan tingkatkan waktunya begitu Anda sudah mahir bermeditasi.
Jika cara ini masih sulit, coba cari satu benda kecil yang Anda suka, misalnya bunga mawar. Amatilah bunga itu untuk membantu konsentrasi.  Anda akan menyadari bahwa bunga mawar adalah satu ciptaan yang menakjubkan di setiap bagiannya. Hanya dengan mengamati bunga yang sederhana, kadar hormon kortisol yang diproduksi saat stres, turun. Penelitian ilmiah juga membuktikan, bahwa meditasi mampu meningkatkan kadar hormon dopamin dan serotonin yang menimbulkan perasaan senang di hati.
Hidup ini singkat, karena itu penting untuk membuat setiap hari berharga dan penuh syukur. Prinsip-prinsip Mushin, Zanshin, dan Satori akan membantu kita menjalani hidup yang terbaik setiap hari. Sehingga pikiran lebih sehat dan tubuh pun akan lebih sehat.